Paragraf Eksposisi
Pengertian paragraf eksposisi adalah paragraf yang memaparkan suatu informasi/pengetahuan sehingga dapat menambah pengetahuan pembacanya.
Pola pengembangan paragraf eksposisi
1. Pola pengembangan proses
2. Pola pengembangan sebab-akibat
3. Pola pengembangan ilustrasi (contoh)
4. Pola pengembangan umum-khusus
5. Pola pengembangan khusus-umum
(Djuharmie 2004:76)
Pola pengembangan proses
Proses merupakan urutan dari suatu tindakan untuk menciptakan sesuatu atau urutan dari suatu peristiwa.
Contoh :
Daun pohon anggur dapat digunakan sebagai bahan pembersih wajah. Caranya, ambillah daun anggur secukupnya. Lalu, tumbuk sampai halus. Masaklah hasil tumbukan itu dengan air secukupnya dan tunggu sampai mendidih. Setelah itu, ramuan kita dinginkan kemudian kita gunakan untuk membersihkan wajah.
Pola pengembangan sebab-akibat
Sebab bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai perincian pengembangannya. Namun demikian, dapat juga terbalik.
Contoh:
Pada tahun 1997, produksi padi turun 3,85 persen. Akibatnya, neraca perdagangan kita tekor 400 ribu ton. Sejak itu, impor beras meningkat diperkirakan menjadi 3,1 ton pada tahun 1998. Harga beras dalam negeri pun mencapai Rp 6.000,00 per kilogram.
Pola pengembangan ilustrasi
Untuk menjelaskan pengetahuan yang dimiliki penulis. Penulis dapat menyertakan ilustrasi-ilustrasi yang nyata (kongkret).
Contoh:
Satu-satunya bidang pembangunan yang tidak mengalami imbas krisis ekonomi adalah sektor-sektor di bidang pertanian. Misalnya, perikanan masih meningkat cukup mengesankan, yaitu 6,65 persen. Demikian pula perkebunan meningkat 6,46 persen.
Pola umum-khusus
Pola ini disebut juga pola deduktif, yaitu ide pokok ditempatkan pada awal paragraf yang kemudian diikuti oleh ide-ide penjelas
Contoh:
Kehadiran internet di sekolah membawa banyak dampak positif. Pengetahuan dan wawasan para siswa bertambah. Bagi guru-guru pun demikian, materi penyampaian mereka lebih kaya dan lebih aktual. Bagi sekolah sendiri internet memudahkan berkomunikasi dan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah lain.
Pola khusus-umum
Pola ini disusun berdasarkan pola induktif. Kalimat terakhir dalam paragraf ini berfungsi sebagai simpulan atau rangkuman dari uraian-uraian yang dikemukakan sebelumnya.
Daftar Pustaka
Djuharmie, E.K. 2004. Bahasa Indonesia. Bogor: CV Regina.
Kamis, 31 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
terimakasih, Mas.
tampilin jenis-jenis paragraf yang lainnya dong.
Posting Komentar